Labuhanbatu,(CYBER24.CO.ID) -Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu bergerak cepat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini diambil guna memastikan program prioritas nasional Presiden RI Prabowo Subianto tersebut berjalan optimal, higienis, dan memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat daerah.
Rapat koordinasi dan evaluasi tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Labuhanbatu, Ir. Hasan Heri Rambe, yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) MBG Kabupaten Labuhanbatu, di Ruang Rapat Bupati, Kompleks Kantor Bupati, Selasa (13/01/2026).
Dalam arahannya, Sekda Hasan Heri menegaskan bahwa Program MBG merupakan bagian dari visi Asta Cita yang wajib disukseskan dengan standar operasional yang ketat. Ia menekankan bahwa aspek keamanan pangan adalah prioritas utama yang tidak boleh ditawar.
“Ini adalah amanah besar dari Presiden. Kita harus memastikan pelaksanaan di lapangan berjalan benar, higienis, dan tepat sasaran. Jangan sampai ada insiden kesehatan. Keamanan anak-anak sebagai penerima manfaat adalah segalanya,” tegas Hasan Heri di hadapan peserta rapat.
Prioritaskan Petani Lokal dan Sertifikasi Halal
Selain faktor kesehatan, Pemkab Labuhanbatu memberikan perhatian khusus pada perputaran ekonomi lokal. Sekda menginstruksikan agar seluruh bahan baku makanan, mulai dari beras, sayur-mayur, ikan, hingga telur, sedapat mungkin diserap dari hasil produksi petani dan pelaku usaha kecil di Kabupaten Labuhanbatu.
“Kita ingin program ini juga menggerakkan ekonomi rakyat. Kalau bisa dibeli dari daerah sendiri, jangan ambil dari luar. Biar petani dan peternak kita ikut merasakan manfaat ekonominya,” ujarnya.
Terkait teknis pelaksanaan, Sekda juga mewajibkan seluruh dapur penyedia atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memiliki sertifikat higienitas dan sertifikat halal. Pemerintah daerah berkomitmen melakukan pendampingan bagi dapur pengelola yang sedang dalam proses pemenuhan persyaratan izin operasional.
Dalam waktu dekat, Pemkab akan mengundang seluruh pengelola dapur MBG untuk sinkronisasi data dan mengevaluasi kesiapan infrastruktur SPPG agar sesuai dengan standar nasional yang ditetapkan pemerintah pusat.
Turut hadir dalam rapat tersebut Kepala Kantor Kemenag Labuhanbatu Dr. H. Asbin Pasaribu, para Asisten Setdakab, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta jajaran Kepala SPPG se-Kabupaten Labuhanbatu.
(RUSTINA)



























