Pelalawan,(CYBER24.CO.ID) – Bertempat di lahan ketahanan pangan seluas lima hektar di Kilometer 55 Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Senin (25/8).Polda Riau dan Pemerintah Kabupaten Pelalawan menggelar panen raya jagung pipil. Acara yang menghasilkan 15 ton jagung ini menjadi bukti nyata sinergi pemerintah, Polri, dan berbagai pihak dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Panen raya ini dihadiri langsung oleh Kapolda Riau Irjen Pol Heru Heryawan, S.I.K., M.H. dan Bupati Pelalawan H. Zukri, S.M., M.M., Wakil Bupati Pelalawan H.Husni Thamrin,S.H beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Pelalawan, pejabat utama Polda Riau, perwakilan Bulog, dunia usaha, kelompok tani, serta tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati H.Zukri menyampaikan terima kasih atas kolaborasi yang kuat ini. “Lahan ini merupakan aset Pemerintah Kabupaten Pelalawan yang kami pinjamkan untuk program ketahanan pangan. Kami sangat berterima kasih atas dukungan Bapak Kapolda dan seluruh pihak yang terlibat,” ujar Bupati H.Zukri.
Ia menambahkan bahwa program ini tidak berhenti pada penanaman, tetapi harus terintegrasi dengan sektor lain. “Jagung yang kita panen ini harus terhubung dengan industri peternakan, misalnya untuk pakan ayam. Dengan begitu, biaya produksi bisa ditekan dan keuntungan bagi masyarakat semakin besar. Kami berharap dunia usaha seperti PT RAPP dapat terus memberikan dukungan penuh,” tambah H.Zukri.
Senada dengan Bupati Zukri, Kapolda Riau Irjen Pol Heru Heryawan menekankan pentingnya kolaborasi pentahelix, yang melibatkan pemerintah, TNI-Polri, akademisi, dunia usaha, media, dan masyarakat. “Panen raya ini adalah bukti nyata bahwa dengan kebersamaan, kita mampu menjawab tantangan global di bidang pangan,” tegas Kapolda.
Kapolda juga mendorong program serupa di seluruh wilayah Riau. “Polda Riau akan menyiapkan lahan percontohan pertanian agar setiap Polsek minimal mengelola satu hektare lahan. Kami juga akan terus menggalakkan program penghijauan dan pembagian pohon gratis kepada masyarakat,” jelasnya.
Dari lahan yang ditanami sejak 25 April lalu, jagung hasil panen akan didistribusikan melalui Bulog untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak. Acara ini juga diisi dengan demonstrasi penggunaan mesin pipil jagung yang membantu petani menghemat waktu dan tenaga.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, Kapolda Riau juga menyerahkan dua unit motor trail kepada mahout (pawang gajah) dari Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) untuk mendukung perawatan gajah-gajah di sana. Hal ini sejalan dengan program pemerintah Pelalawan “Pelalawan Sejuk” yang berfokus pada penghijauan.
Acara diakhiri dengan peninjauan lahan dan silaturahmi antara Kapolda Riau, Bupati Pelalawan, dan seluruh tamu undangan.***