SIAK,(CYBER24.CO.ID) – Suasana hangat menyelimuti Tanah Abang Store, Kecamatan Kandis, Jumat (13/3/2026). Puluhan anak yatim tampak antusias memilih pakaian baru, didampingi langsung oleh Bupati Siak, Afni Zulkifli, dalam agenda bertajuk program “Yatim/Dhuafa Bahagia” yang diinisiasi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Siak.
Program unggulan di bulan Ramadan ini bertujuan memberikan pengalaman berbelanja langsung bagi anak-anak yatim dan keluarga kurang mampu untuk memenuhi kebutuhan Hari Raya Idulfitri. Sebanyak 28 anak yatim dari Kelurahan Kandis Kota, Simpang Belutu, dan Telaga Sam-sam masing-masing menerima santunan sebesar Rp500.000.
Bupati Siak, Afni Zulkifli, yang turun langsung menemani anak-anak tersebut menyampaikan apresiasi mendalam atas konsistensi Baznas Siak. Menurutnya, zakat bukan sekadar kewajiban agama, melainkan instrumen sosial yang kuat untuk menghadirkan keadilan dan kegembiraan.
”Program ini sangat menyentuh. Kita tidak hanya memberi bantuan dalam bentuk uang, tapi memberikan mereka kedaulatan untuk memilih sendiri apa yang mereka inginkan untuk Lebaran. Ini adalah cara kita memuliakan anak-anak yatim,” ujar Bupati Afni di sela kegiatan.
Beliau juga menekankan pentingnya transparansi pengelolaan dana umat. Afni mengajak seluruh masyarakat Siak yang telah memenuhi syarat wajib zakat untuk menyalurkannya melalui Baznas agar manfaatnya lebih terstruktur dan luas.
”Semakin besar zakat yang dihimpun, semakin banyak senyum yang bisa kita ukir di wajah masyarakat kita yang membutuhkan. Kami ingin memastikan zakat dikelola secara amanah dan tepat sasaran,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Siak, Samparis, menjelaskan bahwa program ini merupakan salah satu agenda prioritas penyaluran zakat di bulan Ramadan.
”Kami ingin anak-anak yatim merasakan kebahagiaan yang sama dengan anak-anak lainnya saat Idulfitri nanti. Dengan mendampingi mereka belanja langsung, ada ikatan emosional dan kebahagiaan tersendiri yang terpancar,” kata Samparis.
Pihak Baznas juga menyampaikan terima kasih kepada para muzakki (pembayar zakat) yang telah menyalurkan kewajibannya melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di berbagai tingkatan. Berkat kontribusi tersebut, berbagai program kemanusiaan selama Ramadan dapat terlaksana dengan maksimal.(Masroni/INF)



























