Labuhanbatu,(CYBER24.CO.ID) – Suasana penuh khidmat dan cahaya spiritual menyelimuti Masjid Raya Al Ikhlas Ujung Bandar pada Sabtu malam (7/3). Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menggelar peringatan Nuzulul Qur’an sebagai momentum untuk memperkuat komitmen daerah dalam mencetak generasi Qurani yang cerdas, religius, dan berakhlak mulia.
Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri ST, dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an bukan sekadar seremoni tahunan. Momentum ini menjadi pengingat peristiwa bersejarah pada 17 Ramadhan ketika wahyu pertama, Surah Al-Alaq ayat 1-5, diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman hidup bagi umat manusia.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup juga menyampaikan pesan yang relevan dengan kondisi masyarakat saat ini. Ia menyoroti tingginya penggunaan teknologi di tengah masyarakat dan mengajak warga untuk melakukan “detoks digital” melalui Al-Qur’an.
Menurutnya, terdapat tiga langkah konkret untuk meraih ketenangan hidup.
Pertama, menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman utama dalam menuntut ilmu dan landasan berpikir.
Kedua, membudayakan literasi Al-Qur’an dengan menjadikannya sebagai bacaan rutin guna mengurangi ketergantungan terhadap gadget.
Ketiga, menginternalisasi nilai-nilai Al-Qur’an dengan tidak hanya membacanya, tetapi juga mempelajari, menghayati, serta mengamalkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Saya yakin dan percaya, jika tiga hal ini dijalankan dengan penuh keimanan dan istiqomah, maka hidup akan terasa lebih tenang dan damai. Labuhanbatu yang cerdas serta bersinar akan terwujud,” tegas Jamri.
Peringatan ini juga mendapat dukungan penuh dari pengurus masjid. Ketua BKM Masjid Raya Al Ikhlas, Dr. H. Galih Orlando, mengajak seluruh jemaah menjadikan momentum Nuzulul Qur’an sebagai pengingat bahwa petunjuk hidup paling sempurna telah diturunkan dalam bentuk Al-Qur’an.
Kegiatan kemudian ditutup dengan tausiah yang disampaikan oleh Buya Drs. H. Abdul Hamid Hasibuan yang mengulas lebih dalam hikmah turunnya Al-Qur’an sebagai mukjizat terbesar Nabi Muhammad SAW serta relevansinya dalam kehidupan sosial dan bermasyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Labuhanbatu, Ketua PKK Ny. WAN Juma Sari Dewi, para Staf Ahli, para Asisten Setdakab, kepala OPD, Direktur Pudam, Ketua MUI Labuhanbatu, Persatuan Dharma Wanita, KAU Rantau Selatan, perwakilan Kementerian Agama, serta tamu undangan lainnya.
(Rustina)



























