BeritaInfrastrukturKab. Siak

Riau Kaya, Jalan Propinsi Banyak Lobang Menganga, Nyawa Jadi Taruhannya

×

Riau Kaya, Jalan Propinsi Banyak Lobang Menganga, Nyawa Jadi Taruhannya

Sebarkan artikel ini
Foto: Kondisi Jalan Propinsi di Kecamatan Tualang, Siak dari Simpam 4 Pemda Ke Km 11.

SIAK,(CYBER24.CO.ID) – Kondisi infrastruktur jalan milik Provinsi Riau di Kabupaten Siak kian memprihatinkan. Sejumlah ruas jalan utama, khususnya di Kecamatan Koto Gasib dan Kecamatan Tualang, kini dipenuhi lubang menganga yang mengancam keselamatan jiwa para pengguna jalan.

​Berdasarkan pantauan di lapangan pada Jumat (16/1/2026), kerusakan paling parah terlihat di jalur lintas timur, tepatnya di sekitar Simpang Cewek menuju Simpang KM 11, Tualang. Kondisi aspal yang hancur membuat jalan tak ubahnya seperti kubangan, mengakibatkan kendaraan besar kerap terpuruk hingga terbalik.

​Joni, seorang sopir ekspedisi rute Jakarta–Medan, mengeluhkan kontrasnya kekayaan alam Riau dengan kualitas infrastrukturnya. Saat ditemui di KM 12 Tualang, ia mengaku harus ekstra waspada saat melintas.

​”Riau ini provinsi kaya, tapi jalannya lubang semua. Lalai sedikit, nyawa taruhannya. Mobil saya sudah berkali-kali terperosok, bahkan banyak rekan sesama sopir yang mobilnya sampai terbalik karena lubang yang dalam,” ungkap Joni dengan nada kecewa.

​Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Siak, Ardi Irfandi, membenarkan bahwa status jalan tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Riau. Ia mengakui kerusakan di wilayah Koto Gasib dan Tualang memang sudah masuk kategori sangat parah.

​”Pak Plt Gubernur Riau sebenarnya sudah turun langsung meninjau lokasi. Beliau telah menginstruksikan secara konkret agar perbaikan segera dilakukan karena ini jalur vital,” ujar Ardi.

​Lebih lanjut, Ardi menjelaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi secara intensif dengan Dinas PU Provinsi Riau. Ia berharap perbaikan nantinya tidak hanya sekadar tambal sulam, melainkan menggunakan material dengan kualitas tinggi mengingat beban kendaraan yang melintas seringkali melebihi kapasitas (overload).

​”Penyebab utama kerusakan memang beban berat kendaraan yang melintas setiap hari. Kami terus mendorong provinsi agar segera merealisasikan perbaikan permanen demi keamanan masyarakat,” pungkasnya.

Baca Juga:  Pemkab Rohil Imbau Masyarakat Kritisi Kebijakan dengan Etika, Dukung Penataan Pembangunan Daerah

Laporan: Masroni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250