BeritaKab. PelalawanPeristiwa

Tim Gabungan Pastikan Titik Api di Desa Merbau Pelalawan Padam Total, Proses Pendinginan Terus Dilakukan

×

Tim Gabungan Pastikan Titik Api di Desa Merbau Pelalawan Padam Total, Proses Pendinginan Terus Dilakukan

Sebarkan artikel ini

Pelalawan,(CYBER24.CO.ID) – Upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Desa Merbau, Kabupaten Pelalawan, Riau, memasuki tahap krusial. Tim gabungan dari berbagai unsur terus melakukan proses pendinginan lahan guna memastikan tidak ada lagi titik panas (hotspot) yang berpotensi memicu api kembali, Senin (16/3/2026).

​Humas Koperasi Riau Tani Berkah Sejahtera (RTBS), Edi Maskur, mengungkapkan bahwa cuaca ekstrem menjadi tantangan utama dalam upaya pemadaman sebelumnya. “Kondisi cuaca yang sangat panas disertai hembusan angin kencang di lokasi mempercepat perambatan api di area lahan,” jelas Edi Maskur.

​Meski demikian, berkat kesiapsiagaan personel di lapangan, situasi saat ini telah terkendali. “Alhamdulillah, kebakaran lahan sudah dapat dikendalikan. Saat ini tim masih bekerja ekstra melakukan pendinginan di beberapa titik untuk menjamin situasi benar-benar aman dan kondusif,” tambahnya.

​Peristiwa ini turut memberikan dampak kerugian bagi pihak koperasi. Tercatat, satu unit alat berat jenis excavator milik RTBS terdampak api. Selain itu, sebagian area perkebunan yang telah melalui proses stacking (pembersihan lahan) dan penanaman juga ikut terdampak.

Keberhasilan pengendalian api ini merupakan buah dari kolaborasi solid berbagai pihak. Pihak RTBS menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh unsur yang terlibat di garda terdepan, meliputi:

​●Personel TNI dan Polri

​●Masyarakat setempat dan Gapoktan Merbau

​●Tim Fire Fighter PT Arara Abadi, PT Adei, dan PT Serikat Putra.

​“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah bahu-membahu membantu proses pemadaman di lapangan. Kerja sama ini sangat berarti bagi kami,” ungkap Edi.

Menyikapi kejadian ini, Koperasi RTBS menyatakan komitmennya untuk memperketat pengawasan dan meningkatkan kesiapsiagaan, terutama saat memasuki musim kemarau. Langkah-langkah preventif akan diperkuat demi mendukung perlindungan lingkungan dan pengendalian Karhutla di wilayah Pelalawan melalui koordinasi berkelanjutan dengan instansi terkait.(Red)

Baca Juga:  Menteri Nusron Arahkan Transformasi Layanan Pertanahan yang Adaptif terhadap Tuntutan Generasi Muda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250