Jakarta,(CYBER24.CO.ID) – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI pada Kamis (31/7/2025) menyetujui surat dari Presiden Prabowo Subianto terkait pemberian amnesti kepada 1.116 terpidana, termasuk Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. Di hari yang sama, Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menginstruksikan seluruh kadernya untuk memberikan dukungan penuh kepada pemerintahan Presiden Prabowo.
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengumumkan persetujuan tersebut setelah rapat konsultasi dengan perwakilan pemerintah, yang dihadiri oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) serta Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg). Selain amnesti untuk Hasto, rapat tersebut juga menyetujui abolisi untuk mantan Menteri Perdagangan, Thomas Trikasih Lembong atau Tom Lembong.
“DPR RI telah memberikan pertimbangan dan persetujuan terhadap surat Presiden tertanggal 30 Juli 2025, yang berisi permintaan pertimbangan DPR RI atas pemberian abolisi terhadap Tom Lembong,” ujar Dasco dalam konferensi pers di Gedung Nusantara III, Jakarta.
Menkumham Supratman menambahkan bahwa usulan pengampunan ini didasarkan pada pertimbangan demi kepentingan bangsa dan negara. “Saya ingin sampaikan bahwa pertimbangannya demi kepentingan bangsa dan negara, berpikirnya tentang NKRI,” jelasnya.
Secara terpisah, Ketua DPP PDIP Deddy Yevri Sitorus di Nusa Dua, Bali, menyampaikan pesan Megawati kepada seluruh kader. Megawati menekankan pentingnya mendukung program pemerintah yang pro-rakyat. “Ibu (Megawati) menegaskan bahwa kita mendukung pemerintah, dalam artian semua upaya yang dilakukan pemerintah yang positif dalam rangka menjaga negara, bangsa, dan masyarakat,” kata Deddy.
Deddy juga menyebutkan bahwa Megawati berpesan agar PDIP tetap solid secara organisasi dan memiliki frekuensi yang sama. Selain itu, PDIP diharapkan terus menjalin hubungan erat dengan masyarakat, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi dan geopolitik global.
“Kita harus tahu persoalan riil di masyarakat dan memastikan kita punya cukup banyak gagasan untuk mendukung pemerintah agar tetap berada pada rel yang seharusnya,” pungkas Deddy.