Pemerintahan

Cegah Alih Fungsi Lahan, Bupati Siak Afni Tanam Pohon di Lahan Bekas Karhutla

×

Cegah Alih Fungsi Lahan, Bupati Siak Afni Tanam Pohon di Lahan Bekas Karhutla

Sebarkan artikel ini

SIAK,CYBER24.CO.ID — Pemerintah Kabupaten Siak bersama TNI dan Polri menggelar aksi aksi pemulihan lingkungan dengan melakukan penanaman pohon di lahan bekas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang berlokasi di area Pelabuhan Tanjung Buton. Langkah responsif ini diambil sebagai bagian dari upaya penghijauan sekaligus mencegah upaya alih fungsi lahan ilegal pascakebakaran.

​Bupati Siak Afni Z, yang didampingi oleh Wakil Bupati Siak Syamsurizal serta jajaran Forkopimda, mengungkapkan bahwa total luas areal yang terbakar di kawasan tersebut mencapai sekitar 4,5 hektare. Dalam aksi pemulihan ini, berbagai varietas bibit pohon penghijauan ditanam, termasuk jenis pulai dan petai.

​”Biasanya setelah Karhutla, lahan yang sudah terbakar berubah menjadi kebun sawit. Jadi karena ini kawasan BUMD, kami langsung melakukan penanaman bersama,” ujar Bupati Siak Afni Z di lokasi penanaman, Jumat (9/10/2026).

​Kegiatan reforestasi ini melibatkan kolaborasi lintas sektor yang terdiri dari personel TNI, Polri, jajaran dinas terkait, Pramuka, organisasi masyarakat, hingga berbagai elemen komunitas lokal. Sinergi ini memicu komitmen bersama dalam menjaga ekosistem kawasan dari ancaman kerusakan yang berkelanjutan.

​Menurut Afni, partisipasi luas dari berbagai elemen publik ini menjadi bukti nyata bahwa Kabupaten Siak mulai melakukan pemulihan lahan secara langsung di titik-titik eks Karhutla secara bertahap dan terukur.

​Ada momen menarik dalam penanaman tersebut, di mana satu pohon yang ditanam langsung oleh Bupati Siak secara khusus diberi nama “Pohon Jenderal Herry”. Penamaan ini merupakan bentuk penghormatan tinggi kepada Komjen Pol Herry Heryawan, mantan Kapolda Riau yang kini mengemban amanah sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri.

​”Saya berikan nama pohon ini Jenderal Herry. Saya ingin pohon ini betul-betul dijaga dengan baik, bukan hanya asal tanam, tetapi betul-betul tumbuh. Akarnya kelak menjaga bumi Siak dan daunnya dapat jadi peneduh,” puji Afni.

Baca Juga:  Terjunkan 500 Mahasiswa KKN Tematik, Menteri Nusron: Tuntaskan Sertipikasi Aset Umat

​Afni menjelaskan, pemberian nama tersebut merupakan bentuk ungkapan terima kasih mendalam atas dedikasi Herry Heryawan selama bertugas di Bumi Lancang Kuning, terutama dalam mendukung penanganan Karhutla di Siak serta kepeduliannya pada isu-isu lingkungan dan konservasi gajah.

​”Beliau sosok Polisi yang inspiratif. Beliau hadir di acara penetapan dan pelantikan kami sebagai Bupati. Banyak agenda dialog dan diskusi bersama, terutama terkait lingkungan. Kami doakan semoga Jenderal Herry selalu sukses. Ada kenang-kenangan bahwa satu pohon yang kami tanam betul-betul atas nama beliau, agar nilai-nilai kebaikan Jenderal Herry selalu tertanam kuat untuk Negeri Istana,” tambah Afni.

​Bupati perempuan pertama di Kabupaten Siak ini menegaskan, semangat kepemimpinan yang dibawa Herry Heryawan melalui pendekatan Green Policing diharapkan tetap melekat dan menjadi pijakan kuat dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mencegah bencana Karhutla berulang di masa mendatang.

​Gerakan reforestasi ini tidak berhenti di Pelabuhan Tanjung Buton semata. Pemerintah Kabupaten Siak memproyeksikan aksi serupa akan terus dilanjutkan ke sejumlah titik eks Karhutla lainnya yang tersebar di wilayah Siak.

​Puncak dari rangkaian gerakan penanaman pohon ini dijadwalkan berlangsung di Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, pada Sabtu (10/10/2026), dengan menggalang keterlibatan lebih dari seribu peserta. Kegiatan besar yang diinisiasi oleh Komjen Pol Herry Heryawan tersebut rencananya turut dihadiri oleh Pangdam, Plt Gubernur Riau, serta jajaran Forkopimda Provinsi Riau. (Adv/Roni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250