Labuhanbatu,(CYBER24.CO.ID) – Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu di bawah kepemimpinan Bupati dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM dan Wakil Bupati H. Jamri, ST, terus mendorong percepatan peningkatan infrastruktur drainase dan crossing guna mengurangi potensi banjir di wilayah Kota Rantauprapat.
Sebagai langkah antisipasi menghadapi musim penghujan, Pemkab Labuhanbatu telah memulai pengerukan sekaligus pembangunan ulang drainase di Jalan SM. Raja, Rantauprapat. Pekerjaan yang telah berlangsung sejak awal pekan ini berdampak pada adanya pengalihan arus lalu lintas untuk kendaraan dari arah Sigambal menuju Kota Rantauprapat maupun sebaliknya.
Untuk kendaraan dari Sigambal menuju inti Kota Rantauprapat, arus dialihkan melalui Jalan Aek Tapa atau Jalan Sempurna, kemudian mengarah ke Jalan H. Adam Malik – Sirandorung – pusat kota.
Sementara kendaraan dari Kota Rantauprapat menuju Sigambal dialihkan melalui Jalan AMD – Simpang Mangga – Jalan AMD Bandar Rejo – Jalan Karya Bakti – Jalan Ujung Bandar.
Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Dinas Perhubungan Labuhanbatu, Fitrah A. Mingka, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp. Ia menjelaskan bahwa pengalihan arus lalu lintas di sepanjang Jalan SM. Raja diberlakukan pada 9 hingga 11 Desember 2025.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Rabu (10/12), terlihat alat berat excavator melakukan penggalian badan jalan untuk membuka saluran baru. Langkah ini dilakukan guna meningkatkan kapasitas drainase sehingga mampu mencegah genangan yang selama ini kerap terjadi di kawasan tersebut.
Selain di Jalan SM. Raja, pemerintah daerah juga melakukan perbaikan dan peningkatan drainase di sejumlah titik lain, termasuk Jalan Ahmad Yani dan Jalan Ujung Bandar. Pemkab Labuhanbatu berharap rangkaian pengerjaan ini dapat memperlancar aliran air, meningkatkan daya tampung saluran, serta meminimalkan risiko banjir khususnya pada titik-titik rawan di sepanjang Jalan SM. Raja.(Rustina)



























