BeritaBPNSumbar

Keterbukaan Informasi yang Lebih Baik, Pelayanan Pertanahan untuk Masyarakat Semakin Optimal

×

Keterbukaan Informasi yang Lebih Baik, Pelayanan Pertanahan untuk Masyarakat Semakin Optimal

Sebarkan artikel ini

Padang,(CYBER24.CO.ID) – Kantor Pertanahan Kabupaten Agam mengikuti kegiatan Launching E-Monev 2026 Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Badan Publik yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Provinsi Sumatera Barat di Auditorium Gubernur Sumatera Barat, Kamis (4/6).

Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Budaya Transparansi dari Kepatuhan Menuju Kebutuhan” ini menjadi langkah penting dalam mendorong badan publik untuk terus meningkatkan kualitas keterbukaan informasi kepada masyarakat. Melalui sistem E-Monev, setiap badan publik dapat melakukan evaluasi dan perbaikan secara berkelanjutan terhadap layanan informasi yang diberikan.

Partisipasi Kantor Pertanahan Kabupaten Agam dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen untuk menghadirkan pelayanan pertanahan yang semakin transparan, akuntabel, dan mudah diakses oleh masyarakat. Keterbukaan informasi yang baik diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh informasi terkait layanan pertanahan, persyaratan administrasi, hingga berbagai program yang dijalankan oleh Kementerian ATR/BPN.

Dengan meningkatnya kualitas pengelolaan informasi publik, masyarakat dapat memperoleh informasi yang cepat, tepat, dan terpercaya sehingga mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap pelayanan pemerintah. Selain itu, keterbukaan informasi juga menjadi sarana untuk mewujudkan pelayanan yang lebih efektif serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pengawasan pelayanan publik.

Melalui kegiatan E-Monev 2026, Kantor Pertanahan Kabupaten Agam berkomitmen untuk terus berinovasi dalam memberikan layanan informasi yang responsif dan mudah diakses, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat dalam memperoleh pelayanan pertanahan yang berkualitas.

Baca Juga:  BMKG Sumbar dan BPN Agam Gelar Rapat Koordinasi Bahas Penanganan Dampak Bencana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250