BeritaLabuhanbatuPemerintahan

DPRD Labuhanbatu Usulkan Pembentukan Pansus Baru untuk Optimalisasi PAD

×

DPRD Labuhanbatu Usulkan Pembentukan Pansus Baru untuk Optimalisasi PAD

Sebarkan artikel ini

Labuhanbatu(CYBER24.CO.ID) – Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri, ST menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Labuhanbatu dengan agenda penyampaian Laporan Panitia Khusus (Pansus) DPRD tentang Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Labuhanbatu. Rapat paripurna tersebut dilaksanakan di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Labuhanbatu, Senin (8/6).

Turut hadir dalam rapat tersebut Wakapolres Labuhanbatu Kompol P.S. Simbolon, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala Dinas Pertanahan, Direktur PUDAM Tirta Bina Rantauprapat, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya.

Rapat paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Labuhanbatu Arjan Priadi Ritonga, didampingi Wakil Ketua I DPRD H. Andi Suhaimi Dalimunthe, Wakil Ketua II Maysarah, dan Wakil Ketua III Saptono, serta dihadiri oleh anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu.

Dalam agenda tersebut, DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu mendengarkan penyampaian laporan hasil pembahasan Panitia Khusus DPRD terkait upaya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah yang disampaikan oleh juru bicara Pansus, H. Fauzi.

Dalam laporannya, H. Fauzi menyampaikan bahwa pembentukan Panitia Khusus Optimalisasi PAD merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan, khususnya dalam mendorong peningkatan kapasitas fiskal daerah melalui pengelolaan sumber-sumber pendapatan yang lebih optimal.

Menurutnya, Pendapatan Asli Daerah memiliki peran strategis dalam mendukung pelaksanaan pembangunan daerah, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta penguatan kemandirian daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Pansus memandang bahwa persoalan Pendapatan Asli Daerah tidak semata-mata berkaitan dengan pencapaian target dan realisasi sebagaimana tertuang dalam APBD, melainkan juga menyangkut kemampuan daerah dalam membiayai pembangunan, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta menjaga keberlangsungan penyelenggaraan pemerintahan secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Nekat Tabrakan Diri ke Ban Belakang Tronton Seorang Pria Tewas di Jalan Raya Gedangan 

Lebih lanjut disampaikan bahwa berdasarkan hasil pembahasan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Badan Pendapatan Daerah, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta hasil pendalaman data dan peninjauan lapangan, Pansus masih menemukan sejumlah kendala dan tantangan dalam pengelolaan Pendapatan Asli Daerah yang memerlukan perhatian dan tindak lanjut secara komprehensif.

“Pansus menemukan masih terdapat berbagai aspek yang perlu dilakukan pembenahan guna mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah secara lebih efektif dan berkelanjutan,” ujarnya.

H. Fauzi juga menjelaskan bahwa Panitia Khusus telah melaksanakan berbagai agenda pembahasan, baik secara internal maupun bersama perangkat daerah terkait. Namun demikian, mengingat luasnya ruang lingkup pembahasan serta pentingnya pendalaman terhadap sejumlah substansi yang menjadi perhatian Pansus, proses pembahasan dinilai belum dapat diselesaikan secara menyeluruh.

Oleh karena itu, Pansus DPRD Kabupaten Labuhanbatu merekomendasikan agar pembahasan terkait optimalisasi Pendapatan Asli Daerah dapat dilanjutkan melalui pembentukan Panitia Khusus yang baru, sehingga seluruh rekomendasi dan langkah strategis yang diperlukan dapat dirumuskan secara lebih komprehensif dan terukur.

“Melalui forum rapat paripurna ini, Pansus mengusulkan agar dibentuk kembali Panitia Khusus Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah guna melanjutkan proses pembahasan dan penyempurnaan rekomendasi yang telah disusun,” tutupnya.(Rustina)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250