AGAM, CYBER24.CO.ID — Seluruh Ninik Mamak Manggopoh melakukan koordinasi dengan Kantor Pertanahan Kabupaten Agam pada Jumat, 25 September 2026. Pertemuan ini digelar dalam rangka membahas persiapan pelaksanaan pembangunan Hunian Tetap (Huntap) serta fasilitas umum (fasum) bagi masyarakat.
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi antara masyarakat adat Manggopoh dengan Kantor Pertanahan Kabupaten Agam, khususnya dalam memastikan aspek pertanahan yang berkaitan dengan rencana pembangunan Huntap dan fasum dapat dipersiapkan secara baik dan terkoordinasi.
Dalam pertemuan tersebut, berbagai hal terkait rencana Huntap dan fasum turut dibahas bersama. Koordinasi ini diperlukan untuk menyamakan pemahaman, mengidentifikasi kebutuhan di lapangan, serta memastikan setiap tahapan yang berkaitan dengan aspek pertanahan dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Langkah kolaboratif ini mempertegas pentingnya keterlibatan pemangku adat dalam menjamin legalitas dan kelancaran pengadaan tanah demi kepentingan masyarakat luas.
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Agam, Fuadil Hulum KH, menyampaikan bahwa koordinasi bersama para Ninik Mamak menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran proses penyiapan Huntap dan fasum. Komunikasi dan sinergi dengan seluruh pihak perlu terus diperkuat agar setiap tahapan dapat dipersiapkan dengan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
”Koordinasi bersama para Ninik Mamak menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran proses penyiapan Huntap dan fasum. Komunikasi dan sinergi dengan seluruh pihak perlu terus diperkuat agar setiap tahapan dapat dipersiapkan dengan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Agam, Fuadil Hulum KH.
Kantor Pertanahan Kabupaten Agam berkomitmen untuk terus mendukung proses koordinasi dan penyiapan aspek pertanahan dalam rencana pembangunan Huntap dan fasum. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam mewujudkan penanganan yang terarah dan memberikan kepastian bagi masyarakat terdampak.
”Kantor Pertanahan Kabupaten Agam berkomitmen untuk terus mendukung proses koordinasi dan penyiapan aspek pertanahan dalam rencana pembangunan Huntap dan fasum. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam mewujudkan penanganan yang terarah dan memberikan kepastian bagi masyarakat terdampak,” tegas pihak Kantah Agam.
Melalui koordinasi yang intensif dan semangat kebersamaan, sinergi antara Kantah Agam dan Ninik Mamak Manggopoh ini terus mendorong agar proses persiapan Huntap dan fasum dapat berjalan secara tertib, terukur, dan memberikan manfaat terbaik bagi masyarakat.



























