BeritaHukrimProv. Lampung

DPO Narkotika Tewas Baku Tembak di Lampung Utara, Tiga Polisi Terluka

×

DPO Narkotika Tewas Baku Tembak di Lampung Utara, Tiga Polisi Terluka

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi

Bandarlampung (CYER24.CO.ID) — Seorang pria berinisial PHP (30) yang masuk daftar pencarian orang (DPO) kasus narkotika tewas setelah terlibat baku tembak di Lampung Utara dengan aparat kepolisian, sementara tiga anggota kepolisian mengalami luka-luka dalam insiden tersebut.

​Kepala Bidang Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari, Selasa (26/8), mengatakan peristiwa menegangkan tersebut terjadi di Muara Jaya, Kelurahan Kotabumi Udik, Kecamatan Kotabumi, sekitar pukul 02.45 WIB.

​”Benar, terjadi penindakan terhadap pelaku penyalahgunaan senjata api di wilayah Lampung Utara. Dalam proses penindakan tersebut terjadi perlawanan menggunakan senjata api sehingga anggota melakukan tindakan tegas dan terukur,” ujar Kombes Pol Yuni Iswandari.

​Berdasarkan keterangan kepolisian, pengungkapan kasus bermula dari informasi masyarakat mengenai dugaan penyalahgunaan senjata api yang meresahkan warga sekitar.

​Petugas kemudian bergerak cepat melakukan penyisiran di kawasan Muara Jaya dan mendapati adanya kegiatan hiburan musik di lokasi kejadian.

​Saat petugas hendak melakukan pengamanan dan pemeriksaan, PHP disebut melakukan perlawanan aktif dengan menembakkan senjata api ke arah petugas, sehingga insiden baku tembak di Lampung Utara tidak dapat dihindari.

​”Dalam kejadian tersebut, seorang pria berinisial PHP (30) tewas setelah terlibat baku tembak dengan petugas. Sementara itu, tiga anggota polisi mengalami luka,” kata Yuni memperjelas situasi di lapangan.

​Akibat perlawanan sengit dari pelaku, tiga orang anggota kepolisian dilaporkan mengalami luka-luka dan harus segera mendapatkan pertolongan medis intensif.

​Tiga anggota polisi yang terluka masing-masing berinisial AA yang mengalami luka tembak pada kaki kanan, AAC mengalami luka gores pada pelipis, serta BA mengalami luka tembak pada bagian perut.

​Ketiganya langsung dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Handayani Kotabumi untuk mendapatkan perawatan awal. Mengingat kondisi lukanya, korban berinisial BA kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Urip Sumoharjo, Bandarlampung, guna mendapatkan penanganan medis lanjutan yang lebih komprehensif.

Baca Juga:  Wakaf Aman Bikin Umat Nyaman, Inilah Cara Daftarkan Tanah Wakaf

​Dalam operasi penindakan ini, pihak kepolisian juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti penting dari lokasi kejadian. Barang bukti tersebut meliputi satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver berwarna krom dengan gagang cokelat, dua butir amunisi kaliber 9 milimeter, serta tiga selongsong peluru.

​Lebih lanjut, Kombes Pol Yuni mengungkapkan bahwa PHP ternyata merupakan seorang DPO kasus narkotika yang selama ini menjadi buronan Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Utara.

​Selain kasus penyalahgunaan narkoba, kepolisian juga menaruh dugaan kuat bahwa PHP memiliki keterkaitan erat dengan jaringan peredaran senjata api ilegal yang beroperasi di wilayah hukum Lampung Utara dan sekitarnya.

​”Saat ini penyidik masih mendalami keterkaitan PHP dengan jaringan lainnya. Kami akan mendalami asal-usul senjata api tersebut, termasuk kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250