BENGKALIS,(CYBER24.CO.ID) – Suasana duka menyelimuti Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bengkalis. Bupati Bengkalis, Kasmarni, menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya salah satu putra daerah terbaik yang juga purna Aparatur Sipil Negara (ASN) berdedikasi tinggi, Yuhelmi, pada usia 64 tahun.
Almarhum Yuhelmi dikenal sebagai sosok birokrat yang loyal dan aktif mendedikasikan hidupnya untuk kemajuan daerah. Selama berkarier di lingkungan Pemkab Bengkalis, almarhum pernah mengemban sejumlah jabatan strategis, salah satunya dipercaya sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Bengkalis.
Meski telah memasuki masa purna tugas, semangat pengabdian almarhum tidak pernah surut. Hingga akhir hayatnya, Yuhelmi masih aktif mengabdikan diri sebagai Tenaga Ahli Bupati Bengkalis serta memegang amanah sebagai Ketua Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Bengkalis.
Almarhum mengembuskan napas terakhirnya di Puskesmas Pambang Pesisir saat menghadiri sebuah agenda kegiatan masyarakat, setelah sebelumnya sempat menjalankan tugas sebagai narasumber di Radio Republik Indonesia (RRI) Bengkalis.
Kepergian almarhum meninggalkan duka yang mendalam tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi jajaran Pemkab Bengkalis, keluarga besar PWRI, serta masyarakat luas yang mengenal rekam jejak pengabdiannya.
”Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Bapak Yuhelmi. Beliau telah mendedikasikan waktu, tenaga, pikiran, dan integritasnya untuk kemajuan Kabupaten Bengkalis, baik ketika masih aktif sebagai ASN maupun setelah purna tugas,” ujar Bupati Kasmarni dengan penuh haru.
Bupati Kasmarni menilai, rekam jejak pengabdian almarhum merupakan bagian penting dari perjalanan panjang pembangunan di Negeri Junjungan. Segala keteladanan, semangat, dan kontribusi pemikiran yang telah diberikan akan senantiasa dikenang.
”Semoga seluruh amal ibadah dan pengabdian beliau diterima di sisi Allah SWT, diampuni segala salah dan khilafnya, serta ditempatkan pada tempat yang terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga senantiasa diberikan ketabahan, kesabaran, dan kekuatan lahir batin dalam menghadapi ujian ini,” tutur Bupati.
Selamat jalan putra terbaik Bengkalis. Terima kasih atas segala pengabdian, karya, dan dedikasi mulia yang telah engkau curahkan untuk tanah kelahiran.(Red)



























