BeritaLingkunganSIAK

Pengelolaan Limbah SPPG Sabak Permai Sesuai Standar, Tidak Ada Bau Menyengat

×

Pengelolaan Limbah SPPG Sabak Permai Sesuai Standar, Tidak Ada Bau Menyengat

Sebarkan artikel ini

SIAK,(CYBER24.CO.ID) – Pihak pengelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kampung Sabak Permai, Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak.

Memberikan klarifikasi resmi terkait tudingan adanya bau menyengat dari aktivitas dapur mereka. Pihak yayasan menegaskan bahwa pengelolaan limbah di SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi)/ Dapur MBG Sabak Permai telah berjalan sesuai standar dan tidak mengeluarkan aroma tidak sedap seperti yang diisukan.

​Pengawas Yayasan Mantap Sabak Auh Permai, Kurniawan Yusril, membantah keras klaim sepihak yang menyudutkan operasional dapur tersebut.

Menurutnya, seluruh proses pengelolaan limbah dan produksi makanan dilakukan dengan pengawasan sanitasi yang sangat ketat.

​”Kami menegaskan bahwa pengelolaan limbah SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi), Sabak Permai sudah sesuai standar, dan tidak ada bau menyengat di lokasi operasional kami. Proses kerja di dapur ini menerapkan standar kebersihan yang tinggi.
Semua bahan makanan segar diproses langsung pada hari yang sama, dan sama sekali tidak ada penumpukan sampah organik yang dibiarkan membusuk,” ujar Kurniawan Yusril, Senin (8/6/2026) pada media Cyber24.

​Menanggapi sorotan mengenai sistem pembuangan, Kurniawan menjelaskan bahwa infrastruktur di SPPG Sabak Permai sudah dirancang sedemikian rupa untuk mencegah terjadinya pencemaran lingkungan, sesuai dengan regulasi yang berlaku.

​”Sejak awal beroperasi, fasilitas ini telah dilengkapi dengan sistem drainase tertutup, penyaringan lemak (grease trap), serta manajemen pemisahan sampah organik dan anorganik yang ketat. Sampah sisa produksi langsung diangkut dan dibersihkan setiap selesai siklus memasak, sehingga tidak ada ruang untuk pembusukan yang bisa memicu bau tak sedap,” tegasnya.

​Terkait kabar adanya pertemuan warga pada Jumat malam (5/6) yang mengeluhkan aktivitas tersebut, Kurniawan menyayangkan adanya penggiringan opini yang kurang akurat.

Baca Juga:  Aktivis Banyuwangi Diduga di Intimidasi Oleh Sekelompak Preman Berkedok Ormas

Ia memastikan bahwa hubungan antara pihak pengelola dan masyarakat sekitar selama ini berjalan sangat harmonis, terlebih operasional dapur ini juga melibatkan dan memberdayakan warga tempatan sebagai pekerja.

​”Hubungan kami dengan warga sekitar sangat baik, bahkan sebagian pekerja di sini adalah warga lokal yang tahu persis bagaimana bersihnya kondisi dapur kami. Namun, kami tetap membuka diri. Kami siap mengundang perwakilan warga dan aparat kampung untuk datang dan meninjau langsung kondisi fasilitas kami kapan saja,” tambahnya.

​Lebih lanjut, mengenai adanya aspirasi agar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Siak dan Dinas Kesehatan melakukan peninjauan ke lapangan, pihak yayasan justru menyambutnya dengan tangan terbuka.

​”Sebagai pengawas yayasan, saya menegaskan bahwa kami sangat terbuka dan menyambut baik jika DLH Kabupaten Siak maupun Dinas Kesehatan ingin turun langsung melakukan pemeriksaan. Kami yakin dan menjamin hasil pemeriksaan nantinya akan membuktikan bahwa SPPG Sabak Permai beroperasi sesuai dengan baku mutu lingkungan hidup dan standar sanitasi kesehatan yang berlaku,” pungkas Kurniawan.

​Pihak yayasan kembali menegaskan komitmennya untuk menyukseskan program strategis Pemerintah ini demi meningkatkan kualitas gizi anak-anak di Sabak Auh, dengan tetap memprioritaskan faktor kesehatan, kebersihan, dan kenyamanan lingkungan masyarakat sekitar.

LAPORAN: MASRONI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250