BeritaKab.PelalawanSosial

Sinergi Komnas PA dan Baznas: 30 Anak Kurang Mampu di Pelalawan Terima Paket Sekolah

×

Sinergi Komnas PA dan Baznas: 30 Anak Kurang Mampu di Pelalawan Terima Paket Sekolah

Sebarkan artikel ini

PELALAWAN,(CYBER24.CO.ID) – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 di Kabupaten Pelalawan menjadi momentum bermakna untuk menghadirkan kepedulian nyata bagi anak-anak yang membutuhkan. Sebanyak 30 anak menerima bantuan paket perlengkapan sekolah melalui Program Pelalawan Cerdas, hasil kolaborasi strategis antara Komnas Perlindungan Anak (PA) Kabupaten Pelalawan, Baznas Kabupaten Pelalawan, dan Z-Park Pangkalan Kerinci Skyland.

​Penyerahan bantuan yang mengusung tema HAN ke-42, “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan,” ini dipusatkan di Z-Park Pangkalan Kerinci Skyland, Rabu (12/8/2026).

​Kegiatan tersebut dihadiri Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Pelalawan H. Zulkifli, S.Ag., M.Si., Ketua Komnas PA Kabupaten Pelalawan Erik Suhenra, S.I.Kom., Ketua Baznas Kabupaten Pelalawan H. Karmani, S.Pd.I., M.H., Camat Pangkalan Kerinci Junaidi, S.Pd., M.Si., Manager Z-Park Pangkalan Kerinci Skyland Rahmat Basuki, perwakilan BUMD Erman, Humas Bank Dana Amanah Hanafi, unsur tokoh agama, serta Tim Pendamping Siaga.

​Turut mendampingi jajaran pengurus Komnas PA Kabupaten Pelalawan, di antaranya Sekretaris Mahyudi, S.H., Wakil Ketua Bidang Advokasi Hukum Chandra Yoga Adiyanto, S.H., M.H., anggota Rifandi, S.H., M.H., serta Wakil Ketua Bidang Komunikasi dan Publikasi Amri Koto.

​Acara diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Wandi Syaputra, sebelum dilanjutkan dengan penyerahan paket perlengkapan sekolah secara simbolis kepada 30 anak penerima manfaat.

​Ketua Komnas PA Kabupaten Pelalawan, Erik Suhenra,S.Kom mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian kolektif terhadap anak-anak, khususnya mereka yang memerlukan dukungan dalam pemenuhan hak dasar pendidikan.

​Menurut Erik, Komnas PA bersama Baznas berkomitmen untuk terus konsisten hadir mendampingi anak-anak yang menghadapi berbagai persoalan, baik dari sisi sosial, ekonomi, maupun hukum.

​“Komnas Perlindungan Anak bersama Baznas saling bahu-membahu membantu anak-anak kita. Kalau ada kekurangan atau permasalahan yang dihadapi anak, jangan pernah mengeluh dan jangan takut untuk menyampaikannya. Insyaallah selalu ada jalan untuk membantu,” ujar Erik.

Baca Juga:  Lantik 71 Pejabat, Bupati Maya Hasmita Tekankan Kedisiplinan dan Inovasi Pelayanan

​Ia menyadari bahwa bantuan yang diberikan mungkin belum mampu mencakup seluruh kebutuhan anak. Namun, nilai esensial dari kegiatan ini adalah menyampaikan pesan moral bahwa anak-anak di Pelalawan tidak boleh merasa sendirian dalam memperjuangkan pendidikan dan masa depan mereka.

​“Yang kami utamakan adalah anak-anak yang memang benar-benar membutuhkan. Mungkin bantuan ini tidak seberapa, tetapi kami berharap dapat bermanfaat, membakar semangat mereka untuk terus bersekolah, serta berani menggapai cita-cita,” tambahnya.

​Erik menegaskan, kerja-kerja perlindungan dan pemenuhan hak anak tidak bisa dibebankan kepada satu lembaga saja. Hal tersebut membutuhkan kolaborasi erat yang melibatkan pemerintah, lembaga sosial, badan zakat, dunia usaha, keluarga, serta masyarakat luas.

​Senada dengan hal tersebut, Ketua Baznas Kabupaten Pelalawan, H. Karmani, menekankan bahwa kepedulian terhadap anak merupakan bagian dari ibadah sekaligus tanggung jawab sosial bersama.

​Ia mengingatkan bahwa perhatian kepada anak tidak melulu soal materi. Kasih sayang, komunikasi yang baik, penghargaan, serta apresiasi dari orang tua justru menjadi fondasi utama dalam membangun mental dan tumbuh kembang anak.

​“Biasakan anak-anak kita dipuji dan dihargai. Jangan hanya melihat kekurangannya. Anak sangat membutuhkan curahan kasih sayang dan perhatian dari orang tua di rumah,” pesan Karmani.

​Ia juga mendorong agar ke depan, bentuk dukungan bagi anak-anak penerima manfaat dapat dikembangkan sesuai kebutuhan spesifik mereka, seperti subsidi transportasi, uang saku, atau kebutuhan penunjang belajar lainnya.

​“Jangan hanya terpaku pada barang fisik. Jika ada anak yang memerlukan dukungan untuk kebutuhan penunjang lain, mari kita kondisikan bersama. Mereka memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perhatian maksimal,” tuturnya.

​Mewakili Pemerintah Kabupaten Pelalawan, H. Zulkifli memberikan apresiasi tinggi atas sinergi aktif yang ditunjukkan oleh Komnas PA, Baznas, dan Z-Park dalam menghadirkan program yang langsung menyentuh masyarakat.

Baca Juga:  Polres Gresik Panen Jagung 5 Ton, Wujud Nyata Dukung Swasembada Pangan 2025

​Ia mengingatkan bahwa proses pendidikan tidak hanya berjalan di ruang-ruang kelas formal. Lingkungan keluarga dan masyarakat memegang peran vital dalam membentuk karakter anak.

​“Pendidikan itu bukan hanya formal di sekolah. Ada pendidikan di tengah masyarakat, dan yang paling utama adalah pendidikan di dalam rumah tangga. Karena itu, mari kita awasi dan perhatikan anak-anak kita dengan baik,” ujar Zulkifli.

​Secara khusus, ia menginstruksikan agar tidak ada celah bagi anak yatim maupun anak dari keluarga kurang mampu di Pelalawan yang terpaksa putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi.

​“Jangan sampai ada anak yatim yang tidak sekolah. Jangan sampai ada anak di sekitar kita yang luput dari perhatian. Mari kita pastikan bersama bahwa mereka tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak untuk masa depan mereka,” tegasnya.

​Pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang secara konsisten merawat gerakan kepedulian anak di Kabupaten Pelalawan.

​Dukungan penuh turut disuarakan oleh pihak manajemen Z-Park Pangkalan Kerinci Skyland. Keterlibatan mereka dalam acara ini merupakan bentuk nyata kontribusi dunia usaha dalam mendukung program ramah anak di daerah.

​“Kami sangat mendukung setiap kegiatan positif yang berfokus pada kepedulian anak. Mudah-mudahan kolaborasi lintas sektor ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak anak yang terayomi dan terbantu,” ujar Manager Z-Park Pangkalan Kerinci Skyland, Rahmat Basuki.

​Penyaluran 30 paket perlengkapan sekolah ini menjadi salah satu highlight rangkaian peringatan Hari Anak Nasional ke-42 di Kabupaten Pelalawan.

​Lebih dari sekadar seremoni pembagian bingkisan, kegiatan ini menjadi pengingat kolektif bahwa di balik setiap seragam dan tas sekolah baru, tersimpan mimpi besar anak-anak yang wajib dijaga bersama.

​Semangat “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” diharapkan tidak berhenti pada perayaan hari ini saja, melainkan terus bersemi menjadi gerakan moral agar tidak satupun anak di Pelalawan yang kehilangan haknya untuk belajar, tumbuh bahagia, dan menggapai masa depan gemilang. Sebab, merawat satu anak hari sama artinya dengan menyiapkan fondasi kemajuan Pelalawan di masa depan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250